Wednesday, 6 April 2016

Operator Dapodik

Selamat Pagi rekan Blogger maupun pengunjung setia Blogger dimanapun anda berada, hari ini akan saya share apa itu Operator Dapodik. sebelumnya sudah saya posting tentang Dapodik, mungkin dikalangan instansi khususnya Sekolah tidak asing. 

Aplikasi Dapodik tidak akan berjalan sesuai yang semestinya tanpa adanya Operator iya Operator Sekolah namanya. Operator Sekolah merupakan seseorang yang menjalankan Aplikasi Dapodik mulai dari instalasi sampai input data rinci disekolah tersebut, secara kasat mata Operator bisa dibilang yang paling berpengaruh gimana tidak coba !!!!! di sisi lain dipandang sebelah mata oleh sebagian orang ya begitulah kiranya. tapi saya sebagai Operator tetap semangat aja. hahahahah

Sebagai Operator Sekolah kita harus teliti dalam penginputan data, salah sedikit bisa fatal akibatnya sob belum lagi bagi yang guru-guru yang sertifikasi. apalagi orang yang protes-protes masalah datanya yang kurang sedikit, kita sebagai Operator cuma diam dan nahan perasaan. kok aku malah curhat sih, ahhh sudah lah.

nah ini yang paling penting sob. iya Gaji/honor lebih kasarnya Japre alias Jatah Preman, hal ini yang bisa dilihat dari paras wajah sang Operator kalau Honornya lumayan ya senyum terus bawaannya kalau sebaliknya kusam wajahnya. tapi kembali lagi ke pribadi masing- masing dan pihak sekolah khususnya. 

nah itu lah sekelumit tentang Operator Sekolah yang menjalankan Aplikasi Dapodik, dan semoga kedepannya semoga lebih baik. SALAM SATU DATA 

Categories:

Monday, 4 April 2016

Pasukan Elit Perang Dunia II U.S RANGERS (USA)


Di bentuk        : Juni 1942
Tipe                : Pasukan Elit Infanteri Ringan
Asal                : Amerika Serikat
Motto             : "Rangers Lead the Way"
Pemimpin        : (Selama Perang Dunia II) Letkol William Orlando Darby

U.S RANGERS adalah unit pasukan elit infanteri ringan Amerika Serikat mulai dibentuk pada pertengahan 1942. Nama "Rangers" telah digunakan pertama kali pada sekitar abad ke-13 di Inggris. Pada abad ke-17 di Amerika Utara, sekelompok pasukan berkuada berukuran kecil dikerahkan pemerintah Amerika dalam perang menghadapi penduduk asli suku Indian. Pasukan ini terutama bertugas melakukan pengintaian dengan bergerak dari satu tempat ke tempat lain (ranging) untuk mengidentifikasi ancaman dan memperingatkan induk pasukan. Dari sinilah, istilah "Rangers" mulai dikenal di Amerika. Dalam istilah modern sekarang, "Rangers" juga berarti penjaga hutan atau polisi pegunungan.


U.S Rangers dalam Perang Dunia II

Ketika Amerika Serikat mulai terlibat dalam Perang Dunia II setelah serangan Jepang terhadap Pearl Harbor tahun 1942, hampir seluruh daratan Eropa telah diliputi suasana perang dan kehancuran. Pada musim panas 1942, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Amerika, Jendral George C. Marshall mengirimkan kolonel Lucian King Truscott ke London untuk mengatur pengiriman pasukan Amerika ke Eropa untuk membantu pasukan komando Inggris melancarkan operasi-operasi raid terhadap wilayah Eropa yang di duduki Jerman

Categories:

Sunday, 3 April 2016

Sejarah Dapodik

Selamat sore. setelah sekian beberapa bulan tidak buka blog, akhirnya bisa membuka kembali dikarenakan sibuk kerja bagian Operator Dapodik yang tidak ada kelarnya  hahahaha. 

langsung to the point aja deh. Dapodik merupakan sebuah aplikasi yang mana isi datanya tentang sekolah tersebut, mulai daftar siswa, guru dan karyawan, sarana dan prasarana semua harus di inputkan ke aplikasi dapodik tersebut. Dengan adanya Dapodik semua sekolah seluruh indonesia bisa dipantau dari server pusat Kemdikbud yang ada di Jakarta sob, sekarang ini semua jenis tunjangan pendidikan mengerucut pada Dapodik, karna data yang lengkap dan up to date. 

nah itu penjelasan sedikit tentang Dapodik, semoga bisa menambah wawasan kita. besok-besok akan saya share lagi tentang Dapodik. sekian terima kasih. 


Saturday, 23 August 2014

Sejarah Perpustakaan

Sejarah Perpustakaan di Dunia Barat

Kapan Perpustakaan mulai berdiri tidak pernah diketahui dengan pasti. Namun berdasarkan penelitian arkeologis, perpustakaan telah dikenal sejak peradaban Sumeria sekitar 5.000 tahun sebelum Masehi. Perkembangan perpustakaan tersebut segera ditiru negara tetangganya seperti Babilonia. Pada waktu itu orang-orang purba menggunakan bahan tulis berupa tanah liat. Mula-mula tanah liat diempukkan, kemudia dibuat lempengan. Sewaktu masih lunak, tanah liat ditulisi, kemudia dikeringkan.

Kerajaan Pergamun berusaha mengembangkan perpustakaan sebagaimana halnya dengan raja-raja Mesir. Karena waktu itu belum ditemukan mesin cetak, maka pembuatan naskah dilakukan dengan cara menyalin. Usaha menyalin naskah dikembangkan oleh Kerajaan Pergamun dengan menggunakan bahan tulis berupa papirus. Untuk mencegah agar perpustakaan Pergamun tidak menjadi saingan perpustakaan Iskandaria yang berada di Mesir, maka Mesir menghentikan ekspor papirus ke Pergamun.

Guna menggantikan papirus, Pergamun mengembangkan bahan tulis berupa kulit binatang yang dikeringkan, kemudian ditulis. Kulit yang digunakan terbuat dari kulit domba, sapi disebut parchmen. Parchmen yang baik disebut Vellum merupakan bahan tulis hingga abad menengah.


Gambar.1. Kegiatan Menulis di atas Parchmen


Kegiatan menyalin naskah ini di lakukan pula di pertapaan, sampai pertapaan menyediakan tempat khusus untuk menulis dan menyalin naskah disebut scriptorium. Pertapaan bahkan mengembangkan naskah yang dihiasi dengan gambar miniatur, menggunakan huruf indah disertai dengan warna merah, biru, dan emas. Lukisan pada naskah kuno dengan hiasan dan warna-warni itu disebut iluminasi.

Orang-orang Eropa menemukan mesin cetak sekitar abad ke-15. Pada awal penemuan mesin cetak, buku dicetak dengan teknik sederhana. Buku yang dicetak dengan teknik pencetakan sederhana, dicetak antara tahun 1450-1500, disebut incunabula, merupakan buku langka yang banyak dicari orang.


Gambar.2. Kegiatan menyalin di atas kulit hewan.


Sejarah Perpustakaan di Indonesia

Perkembangan Perpustakaan pada zaman Hindia Belanda :
  • Perpustakaan Gereja : Perpustakaan Gereja adalah jenis perpustakaan yang pertama kali berdiri pada zaman ini. Perpustakaan gereja yang pertama didirikan sekitar tahun 1643.
  • Perpustakaan Penelitian : Perpustakaan penelitian tumbuh seiring dengan dikeluarkannya kebijakan Tanam Paksa. Akibat dari Tanam Paksa ini banyak berdiri lembaga penelitian yang membutuhkan informasi tentang tanaman.
  • Perpustakaan Sekolah : pada zaman penjajahan Belanda banyak sekolah-sekolah yang dilengkapi dengan perpustakaan. Pada masa ini pemakai Perpustakaan sekolah tidak hanya siswa dan guru tetapi juga masyarakat umum.
  • Perpustakaan Umum : Perpustakaan umum pada masa ini hanya memberi perhatian pada bahasa daerah dengan menyediakan koleksi dalam bahasa daerah setempat. Sebelum pemeerintah Hindia Belanda mendirikan Perpustakaan Umum, pihak swasta telah mendirikan ruang baca untuk umum. Masyarakat dapat membaca koleksi yang ada, secara cuma-cuma. Slain ruang baca umum pada masa ini juga berkembang Perpustakaan Sewa.


Perkembangan Perpustakaan Pada Zaman Jepang

Pada masa ini perpustakaan di Indonesia mengalami kehancuran, karena Jepang melarang semua buku yang ditulis dalam bahasa inggris, Prancis, dan Belanda. Mereka juga menangkapi semua orang Belanda termasuk Perpustakaan Belanda.

Perkembangan Perpustakaan setelah kemerdekaan. Perputakaan Negara : Pada tahun 1948 Pemerintah Indonesia mendirikan Perpustakaan Negara yang Pertama.

itulah sepenggal sejarah Perpustakaan yang ada dulu sampai sekarang. Semoga Perpustakaan  hari ini dan yang akan datang semakin lebih baik. sekian dari saya Salam Pustakawan  

Categories: ,

Tuesday, 19 August 2014

Sejarah Berdirinya Dinasti Abbasiyah

  • Sejarah Berdirinya Dinasti Abbasiyah

Pemerintahan dinasti Abbasiyah dinisbatkan kepada Al- Abbas, paman Rasulullah, sementara Khalifah pertama dari pemerintahan ini adalah Abdullah Ash- Sahffah bin Muhammad bin Ali Bin Abdulah bin Abbas bin Abdul Muthalib.Pada tahun 132 H/750 M, oleh Abul abbas Ash- saffah,dan sekaligus sebagai khalifah pertama.Selama lima Abad dari tahun 132-656 H ( 750 M- 1258 M).Kemenangan pemikiran yang pernah dikumandangkan oleh Bani Hasyim ( Alawiyun ) setelah meninggalnya Rasulullah dengan mengatakan bahwa yang berhak untuk berkuasa adalah keturunana Rasulullah dan anak-anaknya.
Sebelum berdirinya Dinasti Abbasiyah terdapat tiga poros utama yang merupakan pusat kegiatan, anatara satu dengan yang lain memiliki kedudukan tersendiri dalam memainkan peranya untuk menegakan kekuasaan keluarga besar paman Rasulullah, Abbas bin Abdul Muthalib.Dari nama Al- Abbas paman Rasulullah inilah nama ini di sandarkan pada tiga tempat pusat kegiatan, yaitu Humaimah, Kufah,dan khurasan.
Di kota Mumaimah bermukim keluarga Abbasiyah, salah seorang pimpinannya bernama Al-imam Muhammad bin Ali yang merupakan peletak dasar-dasar bagi berdirinya dinasti Abbasiyah.Para penerang Abbasiyah berjumlah 150 orang di bawah para pimpinannya yang berjumlah 12 orang dan puncak pimpinannya adalah Muhammad bin Ali.
Propaganda Abbasiyah dilaksanakan dengan strategi yang cukup matang sebagai gerakan rahasia.Akan tetapi,imam Ibrahim pemimpin Abbasiyah yang berkeinginan mendirikan kekuasaan Abbasiyah,gerakannya diketahui oleh khalifah Ummayah terakhir,Marwan bin Muhammad. Ibrahim akhirnya tertangkap oleh pasukan dinasti Umayyah dan dipenjarakan di haran sebelum akhirnya diekskusi. Ia mewasiatka kepada adiknya Abul Abbas untuk menggantikan kedudukannya ketika tahu bahwa ia akan terbunuh,dan memerintahkan untuk pindah ke kufah.Sedangkan pemimpin propaganda dibebankan kepada Abu Salamah.Segeralah Abul Abbas pindah dari Humaimah ke kufah di iringi oleh para pembesar Abbasiyah yang lain seperti Abu Ja’far,Isa bin Musa, dan Abdullah bin Ali.
Penguasa Umayyah di kufah, Yazid bin Umar bin Hubairah, ditaklukan oleh Abbasiyah dan di usir ke Wasit.Abu Salamah selanjutnya berkemah di kufah yang telah di taklukan pada tahun 132 H. Abdullah bin Ali, salah seorang paman Abbul Abbas di perintahkan untuk mengejar khaliffah Umayyah terakhir, marwan bin Muhammad bersama pasukannya yang melarikan diri, dimana akhirnya dapat di pukul di dataran rendah sungai Zab. Khlifah itu melarikan diri hingga ke fustat di mesir, dan akhirnya terbunuh di Busir, wilayah Al- Fayyum, tahun 132 H/750 M. Dan beririlah Dinasti Abbasiyah yang di pimpin oleh khalifah pertamanya, yaitu Abbul Abbas Ash- Shaffah dengan pusat kekuasaan awalnya di Kufah.
  • Sistem Pemerintahan

Penggantian Umayyah oleh Abbasiyah ini di dalam kepimpinan masyarakat islam lebih dari sekedar penggantian dinastiIa merupakan revolusi dalam sejarah islam,revolusi prancis dan revolusi Rusia did lam sejarah barat.Seluruh anggota keluarga Abbas dan pimpinan umat islam mengatakan setia kepada Abbul Abbas Ash-shaffah sebagai khaliffah mereka. Ash- Shaffah kemudian pindah ke Ambar, sebelah barat sungai Eufrat dekat Baghdad.
Kekhaliffahan Ash-Shaffah hanya bertahan selama 4 tahun,9 bulan.Ia wafat pada tahun 136 H di Abar ,Satu kota yang telah di jadikanya sebagai tempat kedudukan pemerintahan.Ia berumur tidak lebih dari 33 tahun. Bahkan ada yang mengatakan umur ash-Shaffah ketika meinggal dunia adalah 29 tahun.
Selama dinasti Abbasiyah berkuasa, pola pemerintahan yang di terpkan berbeda-beda sesuai dengan perubahan politik,social, dan budaya. Berdasarkan perubahan pola pemerintahan dan politik itu, para sejarahwan biasanya membagi masa pemerintahan bani Abbasiayah dalam 4 periode berikut.
  •      Masa Abbasiyah 1, yaitu semenjak lahirnya Daulah Abbasiyah tahun 132 H ( 750 M) sampai meninggalnya khaliffah Al- Wastiq 232 H ( 847 M ).
  •      Masa Abbasiyah II, yaitu mulai khliffah Al- Mutawakkil pada tahun 232 H ( 847 M) sampai berdirinya Daulah buwaihiyah di Baghdad pada tahun 334 H (946 M).
  •      Masa Abbasiyah III, yaitu dari berdirinya daulah Buwahiyah tahun 334 H (946 M ) sampai masuknya kaum saljuk ke Baghdad tahun 447 H (1055 M).
  •      Masa Abbasiyah IV,yaitu masuknya orang-orang saljuk ke Baghdad tahun447 H (1055 M ).Sampai jatuhnya Baghdad ketangan bangsa mongol di bawah pimpinan Hulagu Khan pada tahun 656 H (1258 M ).


  •       Kemajuan – kemajuan Dinasti Abbasiyah

Sebagai sebuah dinasti, kekhalifahan Bani Abbasiyah yang berkuasa lebih dari lima abad, telah banyak memberikan sumbangan positif bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan peradaban Islam. Dari sekitar 37 orang khalifah yang pernah berkuasa, terdapat beberapa orang khalifah yang benar-benar memliki kepedulian untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan peradaban Islam, serta berbagai bidang lainnya, seperti bidang-bidang sosial dan budaya.
Diantara kemjuan dalam bidang sosila budaya adalah terjadinya proses akulturasi dan asimilasi masyarakat. Keadaan sosial masyarakat yang majemuk itu membawa dampak positif dalam perkembangan dan kemajuan peradaban Islam pada masa ini. Karna dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang mereka miliki, dapat dipergunakan untuk memajukan bidang-bidang sosial budaya lainnya yang kemudian menjadi lambang bagi kemajuan bidang sosial budaya dan ilmu pengetahuan lainnya. Diantara kemajuan ilmu pengetahuan sosial budaya yang ada pada masa Khalifah Dinasi Abbasiyah adalah seni bangunan dan arsitektur, baik untuk bangunan istana, masjid, bangunan kota dan lain sebagainya. Seni asitektur yang dipakai dalam pembanguanan istana dan kota-kota, seperti pada istana Qashrul dzahabi, dan Qashrul Khuldi, sementara banguan kota seperti pembangunan kota Baghdad, Samarra dan lain-lainnya
.Kemajuan juga terjadi pada bidang sastra bahasa dan seni musik. Pada mas inilah lahir seorang sastrawan dan budayawan terkenal, seperti Abu Nawas, Abu Athahiyah, Al Mutanabby, Abdullah bin Muqaffa dan lain-lainnya. Karya buah pikiran mereka masih dapat dibaca hingga kini, seperti kitab Kalilah wa Dimna. Sementara tokoh terkenan dalam bidang musik yang kini karyanya juga masih dipakai adalah Yunus bin Sulaiman, Khalil bin Ahmad, pencipta teori musik Islam, Al farabi dan lain-lainnya. 

Selain bidang –bidang tersebut diatas, terjadi juga kemajuan dalam bidang pendidikan. Pada masa-maa awal pemerinath Dinasti Abbasiyah, telah banyak diushakan oleh para khalifah untuk mengembangakan dan memajukan pendidikan.

            Kemajuan dalam bidang politik dan militer
Di antara perbedaan karakteristik yang sangat mancolok anatara pemerinatah Dinasti Bani Umayyah dengan Dinasti Bani Abbasiyah, terletak pada orientasi kebijakan yang dikeluarkannya. Pemerinath Dinasti Bani Umayyah orientasi kebijakan yang dikeluarkannya selalu pada upaya perluasan wilayah kekuasaanya. Sementara pemerinath Dinasti Bani Abbasiyah, lebih menfokuskan diri pada upaya pengembangan ilmu pengetahuan dan peradaban Islam, sehingga masa pemerintahan ini dikenal sebagai masa keemasan peradaban Islam. Meskipun begitu, usaha untuk mempertahankan wilayah kekuasaan tetap merupakan hal penting yang harus dilakukan. Untuk itu, pemerintahan Dinasti Bani Abbasiyah memperbaharui sistem politik pemerintahan dan tatanan kemiliteran.
Agar semua kebijakan militer terkoordinasi dan berjalan dengan baik, maka pemerintah Dinasti Abbasiyah membentuk departemen pertahanan dan keamanan, yang disebut diwanul jundi. Departemen inilah yamg mengatur semua yang berkaiatan dengan kemiliteran dan pertahanan keamanan.Pembentuka lembaga ini didasari atas kenyataan polotik militer bahwa pada masa pemertintahan Dinasti Abbasiyah, banayak terjadi pemebrontakan dan bahkan beberapa wilayah berusaha memisahkan diri dari pemerintahan Dinasyi Abbasiyah

Categories:

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html

Copyright © File of User | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | BTheme.net      Up ↑